Muncak ke Gunung Gede (lagi) Sambil Bernonstalgia

Gunung Gede, adalah gunung kedua yang Saya daki setelah mengenal dunia pencinta alam (sekitar tahun 2011).

“Nggak nyampe-nyampe” adalah kesan pertama Saya begitu mendaki gunung ini. Apalagi saat itu Saya membawa rombongan sekitar 50 orang karena kita mau memperingati hari Kartini di Alun-alun Suryakencana, Gede.

Sampai tahun ini, kira-kira sudah sekitar 5 kali Saya mendaki kesana, dan rutenya lebih sering berangkat lewat Jalur Putri, dan pulangnya lewat Cibodas.

September 2020 lalu, Saya sempat “keluar” sebentar mencari “energi” ke alam terbuka dan memutuskan untuk mendaki gunung ini lagi, bareng Inframe Indonesia Trip. Yang mau tau apa itu Inframe Indonesia Trip bisa cek IG nya langsung. Sebelumnya, Saya tahu tentang mereka karena Saya suka pantengin IG nya Inframe Nepal (mau banget ke Nepal ya Tuhannn). Oh iya, Inframe Indonesia Trip dan Inframe Nepal masih sodaraan ya.

Jumat malam, peserta pendakian berkumpul di meeting point GOR Bulungan (karena Saya WFH, Saya janjian bertemu di pintu Tol Citeureup. Semesta mendukung Saya banget, ternyata hari Jumat dan Seninnya Saya WFH). Mendaki disituasi seperti ini tentunya sudah banyak persiapan dan pertimbangan. Dari pihak penyelenggara juga sangat-sangat memperhatikan kenyamanan kami. Beberapa contohnya, penyemprotan disinfektan dikamar yang kami tempati, penyemprotan disinfektan ke tenda kami masing-masing, kebersihan sleeping bag, matras, sampai bantal dipastikan baru dilaundry jadi bukan bekas pakai peserta sebelumnya. Ini penginapan kami (Koneng Hotel & Resto) sebelum menuju ke pos pendakian Gunung Gede Via Putri. Lokasinya nggak jauh dari Istana Kepresidenan Cipanas (waktu Saya dan sepupu pulang dari Cibodas, Saya juga memilih hotel ini untuk menginap sebelum pulang).
Teman baru Saya ketika mendaki Gn.Gede waktu itu (lintas generasi, yaa..hheeehe) Oh iya, foto ini diambil pakai kameranya “Pejalansenja_id” salah satu panitia yang menyiapkan pendakian “Sultan” ini.
Sudah sarapan, sudah pemanasan, saatnya kami mulai pendakiannya. Baik bener emang, biar nggak kaget sama jalur sesungguhnya, kita disuruh jajal tanjakan aspal dulu (nggak pake basa basi)
Pertama kali daki gunung ini, naiknya malam hari. Kalau kita banyak istirahatnya sih bakal kalah sama hawa dinginnya, tapi kalau dipakai jalan bisa keringetan juga. Jaman kuliah (masih muda-mudanya) apalagi baru lulus dari Diksar penggiat alam, keril yang dibawa isinya beneran padet sepadet-padetnya. Tapi pendakian kali ini beda, Saya cuma bawa keril 35 liter aja (sisanya bisa dititip sama porter).
Setelah melewati ladang penduduk, kita akan menemukan aliran sungai kecil (biasanya pendaki istirahat disini), sebelum melibas jalan menanjak yang sudah menunggu di hadapan mereka.
Menuju Pos bayangan “Tanah Merah”.
Gas Pol tanjakannya! Waktu dulu seingat Saya, treknya itu masih dipenuhi oleh akar-akar pepohonan, jadi kita mendakinya injek akar-akar yang melintang. Jaman kuliah waktu mendaki gunung ini malam hari bawaannya bukan takut, kalau udah jalan fokusnya ya tetep jalan aja (mau cepet nyampe nggak mungkin soalnya baru start). Foto ini diambil pakai kameranya “Pejalansenja_id”.
Dari kesekian kalinya mendaki Gunung Gede, baru kali ini punya foto berpose di depan gapura TNGP
Nggak jauh dari pos 3, kami istirahat makan siang. Pejalansenja_id mengeluarkan semua perbekalan yang ada di kerilnya. Nasi rames, cemilan, buah-buahan, sampai minuman (kopi, susu, jahe, teh) bisa kita nikmati. Isi tenaga yang banyak, soalnya di depan tanjakannya semakin nyebelin (dari dulu sampai sekarang setelah pos 3 sampai Simpang Maleber treknya emang ampun”an deh. Panjang banget dan paling menguras tenaga. Sering ngerasa halu, oh habis tanjakan ini di depan udah alun-alun. Nyatanya tanjakan lagi ! )
Bentukan jalurnya kayak begini, tapi tinggi-tinggi pijakannya.
Alun Alun Suryakencana masih mempesona seperti dulu
Waktu itu Saya sampai di alun alun sekitar jam 4 sore. Cuaca cukup cerah berawan, tapi nggak lama kabut datang (berrr…bener-bener dingin)
Pendakian kartini 2011. Buat sampai ke alun alun ya ampunnn rasanya kok nggak nyampe-nyampe. Baca perjalanan Saya waktu itu di sini, https://tutursiska.com/2015/07/06/pendakian-kartini-wanita-wanita-super-di-pendakian-terpanjang-gede-pangrango/
Selamat pagiii….Semalam nggak bisa tidur ! Dingin bangetttt ! Semalam mau ngobrol lebih lama sambil pandangin langit, soalnya cerah banget (bulan bersinar terang, bintang banyak bertebaran) tapi sayang, dingin banget. Anginnya nggak kuat kenceng banget. Biasa Saya kalau bangun tenda di bawah pepohonan yang di sana, kali ini ngerasain di lembahnya). Pengalaman yang berbeda dan seru.
Foto ini diambil menggunakan kameranya “Pejalansenja_id”
Enak banget….Sarapan sambil berjemur matahari pagi, hangatnyaaa….Tambah rileks karena kita asik ngobrol, saling sharing pengalaman perjalanan. Oh ia, foto ini diambil pakai kameranya “Pejalansenja_id”
Berangkat! Selesai sarapan, packing lagi lalu menuju Puncak Gede. Foto diambil dari kameranya “Pejalansenja_id” Lihat tenda biru yang berdiri paling tegak? Lokasi tenda kita disekitar itu.
Setelah beberapa kali kesini pun, baru kali ini dapat pemandangan langit cerah. Kawah kelihatan, Gunung Pangrango keliatan. Kemarin-kemarinnya selalu berkabut.
Bisa naik, siap-siap turun lewat Cibodasnya nih
Sebelum ketemu jalur Cibodas, ada baiknya kita santai-santai dulu di puncak, sambil nyemil biskuis, minum teh panas, atau yang seger-seger makan buah. Tenang, semuanya sudah disiapin sama krunya. Ahh…! Ketemu lagi deh sama musuh bebuyutan yang selalu buat dengkul Saya lemes.
Masih bisa turun ngebut (kaki belum sakit)
Pas di sini kaki kanan mulai sakit 😛 Bermula dari mata kaki, lama lama naik ke dengkul juga ikutan lemes. Alhasil selama di jembatan kayu sampai pos masuk, Saya jalannya pegangan keril Pejalansenja. Ahhh…#kumat kumat
Terima kasih atas jasanya. Semoga setelah ini Saya bisa pakai jasa kalian di Inframe Nepal. Aminnnnn !

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s