LIBURAN NEKAT, TANPA CUTI KE JOGJA DAN MAGELANG. INI ITINERARY-NYA

Holaa….! Siapa nih di antara kalian yang lagi nekat mau liburan nggak pake cuti?! Kalo bisa Jumat setelah pulang kerja berangkat, terus Minggunya balik, Senin pagi langsung masuk kerja! Heee…emang ada ya liburan kayak gitu?

Kalau lagi pingin banget liburan “nekat”, pilihannya ke Jogja terus mampir ke Magelang, aja! Mulai dari main di tengah hutan, lari-larian di pantai, keliling desa, main di sawah, main di kali, ke kaki gunung, semua bisa! Saya kasih tau itinerary-nya ya…

Sabtu Pagi langsung ke,

1.Hutan Pinus Jogja di, Mangunan, Dlingo – Bantul

IMG20181225110551
Di sepanjang Jalan Imogiri-Dlingo terdapat obyek wisata alam seperti Puncak Songgo Langit dan Puncak Kebun Buah Mangunan. Kalau Obyek wisata yang satu ini ada di Hutan Pinus Jogja yang terletak di jalan Hutan Pinus Nganjir (dekat Puncak Songgo Langit).
IMG20181225103954
Pastikan kendaraan kalian dalam kondisi fit karena jalan menuju obyek wisata tersebut terkenal berliku dan menanjak. Seperti mau ke Hutan Pinus Jogja, kami harus melewati tanjakan curam Jalan Hutan Pinus Nganjir. Dengan kondisi Hutan pinus yang padat dan tinggi-tinggi di kanan dan kiri jalan, sepintas tempat ini mirip Nami Island di Korea.
IMG20181225111202
Tiket masuk Hutan Pinus ini 2500 per-orang. Kalau ajak orang tua kesini jalannya harus pelan-pelan karena konturnya mendaki, serta jalur pijakan-pijakan kayunya lumayan licin. Sama seperti obyek wisata sejenisnya, di tempat ini juga terdapat beberapa spot foto seperti taman bunga, rumah pohon, gazebo, dan view lembah (bukan sungai yang berliku seperti di Mangunan, tapi view-nya lebih ke hutan dan kota Bantul)   
IMG20181225105510
Untuk sampai ke spot foto taman bunga kalian harus jalan mendaki ke atas. Tinggal ikuti saja pintasan kayu yang ada, kemudian ikuti track berbatu-nya. Kalau kita jalan diluar jalur yang udah disediain, tanah merahnya itu licin dan gampang nempel disepatu. 
IMG20181225104210
Percis di depan loket masuk wisata ini terdapat area parkir, toilet, mushala, dan warung makanan (mau makan berat atau ringan ada semua di warung. Harganya standar, nggak mahal)

2.Gumuk Pasir Parangkusumo, Kretek – Bantul

Habis main di hutan, lalu ku lanjut lari ke pantai #bukanaadc 🙂 Dari Hutan Pinus ke Pantai Parangkusumo nggak sampai 1 jam perjalanan. Kurang lebih 30 menitan, kok!

IMG20181225140221
Kita akan otomatis membayar tiket masuk kawasan Wisata Pantai Parangkusumo begitu sampai di Gapura loket, Jalan Parangtritis. Perorang bayar 10 ribu. Tapi, begitu sampai di obyek wisata yang ada di sepanjang Pantai Parangkusumo, seperti di Gumuk Pasir ini kalian hanya dikenakan biaya parkir sebesar 5 ribu.   
IMG20181225135919
Sayang waktu Saya kesini sedang gerimis, jadi pasirnya agak basah. Kalau pasirnya kering tampilannya pasti lebih kece, lebih halus dan berkilau. Sering liat di feed Instagram, lokasi ini kece banget pas sunset. Di tempat ini juga banyak spot fotonya, seperti taman bunga warna-warni yang kalau dilihat lewat drone berbentuk love. Kalau mau foto bayar lagi sebesar 5 ribu rupiah.
IMG20181225135716
Karena langsung berhadapan dengan laut, hempasan angin di gumuk ini kenceng banget (hati hati kelilipan). Setelah kenyang berpose-pose manjah, kami mencoba menyusuri jalan Pantai Parangkusumo sampai mentok ke Pantai Depok. Jalannya beraspal mulus, di kanan kiri jalan pohon cemara tampak melambai lambai terkena hempasan angin. 
20181225_124101_0[1]
Beraspal mulus, menuju Pantai Depok, Parangkusumo
IMG20181225125501
Kalau dari lokasi ini, posisi Pantai Parangtritis berada di sisi kiri Saya. Jaraknya lumayan jauh sekitar 1km. Ini adalah kondisi Pantai Depok, sepi pengunjung dan banyak sampah yang terbawa ombak (ombak dan anginnya lumayan bikin hati terkoyak #eaaa). Percis di sebelah garis pantainya terdapat landasan pacu yang sering digunakan dalam ajang Aero Sport Indonesia. Tiket masuknya 10 ribu permobil.  
IMG20181225132157
Rela nunggu hujan reda demi bisa foto di landasan ini. Hati-hati yang mau foto karena motor suka ngebut-ngebutan di sini, dan mobil yang seliweran.
IMG20181225132828
Maaf, lagi liburan jangan di ganggu !

Dari Bantul, langsung lanjut ke Progowati, Mungkid, Magelang buat nikmati senja di tengah sawah. Jarak dari Bantul ke Magelang sekitar 1,5 jam (lewat jalan belakang aja, Jalan Nanggulan Mendut – jadi bukan lewat Kota Jogja.)

3.Wisata Kulon Ndeso, Mungkid, Magelang

IMG20180823164219
Wisata Kulon Deso itu, adalah obyek wisata dimana kita bisa berjalan-jalan ditengah sawah tanpa takut merusaknya, karena sudah dibuat jembatan bambu ini. Waktu itu lagi musim kering, jadi padinya nggak terlalu banyak, alhasil sisa lahannya difungsikan untuk menanam palawija. Kalau lagi musim tanam dan panen udah di jamin bagus banget pemandangannya.
IMG20180823164353
Jembatan bambu ini bisa membawa kalian ke pinggir Kali Progo.
IMG20180823173526
Ini dia ujung dari jembatan bambu tadi. Dari sini kalian bisa melihat sunset yang langsung terbenam di hadapan kalian. Kita juga bisa menyeberangi sungai ini. Di seberangnya terdapat spot foto berupa dek kapal yang terbuat dari bambu.
IMG20180823165932
Sinar senja yang keemasan
IMG20180823171544
Posisi spot ini berada di bawah balkon bambu yang ada frame “love”nya. Jangan kaget ketika mencari spot ini, karena rutenya akan memasuki rumah warga. Parkir pun di lahan depan rumah. Biaya masuk 5 ribu perorang, dan 2000 untuk motor.
IMG20180823175229
Ketika matahari mulai terbeman, lampu di tengah sawah akan menyala. Tidak terdengar bising kendaraan, yang ada hanya suara jangkrik dan aliran sungai. Duduk disini menunggu malam romantis juga, apalagi kalau langit cerah, banyak bintang. Sederhana. Aku suka.

Tidak terasa sudah 3 lokasi kalian datangi. Sekarang waktunya istirahat dan cari penginapan. Karena esoknya mau sunrise-an di Balkondes Ngadiharjo, mending sekalian aja nginep di Balkondes Ngadiharjo, Borobudur, Magelang.

Hari Minggu, ke

1.Sunrise-an di Balkondes Ngadiharjo

IMG20180824115723
Balkondes Ngadiharjo dikelilingi oleh Pegunungan Menoreh, ditambah panorama Gunung Sumbing, Merbabu dan Merapi
IMG20180824115741
Ini penginapannya
IMG20180824105321
Masing-masing rumah joglo tersebut adalah fasilitas penunjang yang ada disini seperti toilet, mushola, dapur, kantin, penginapan, dan pendopo-pendopo untuk menikmati pemandangan.
IMG20180824110122
Mini Amphiteater, spot yang pas untuk melihat sunrise. Karena matahari akan terbit percis di kedua gunung itu, Merbabu dan Merapi. Selain Candi Borobudur, menurut Saya tempat ini cocok dijadikan alternatif buat kalian yang mau melihat matahari terbit.  
IMG20180824113707
Spot kece lainnya di Balkondes Ngadiharjo. Ini pendopo kantin. Banyak jajanan bisa kita pesan di sini.
IMG20180824112617
Menikmati tempe mendoan dan es dawet di Balkondes Ngadiharjo

Berbeda dari Hutan Pinus di daerah Bantul, kali ini Saya mau ajak kalian jalan-jalan ke Pinus Kragilan – Pakis, melintasi Jalan Raya Ketep Pass – Kopeng, karena jalan raya ini memiliki pemandangan Gunung Merapi dan Merbabu yang sangat indah.

2.Pinus Kragilan, Pakis

IMG20171222163038
Kalian akan melintasi Ketep Pass dengan pemandangan Gunung Merbabu dan Merapi
IMG20180824152539
Disepanjang jalan kita akan melihat perkebunan warga di Kaki Gunung Merbabu.
IMG20180824151919
Spot foto ini merupakan ciri khas dari Wisata Hutan Pinus Kragilan. Parkir mobil ada dua tempat, satu letaknya di atas (sebelah kanan ujung jalan itu) dan di bawah.  Tiket masuk sebesar 10 ribu perorang.
IMG20180824140908
Di dekat parkiran atas dan di parkiran bawah, terdapat spot foto buatan yang unik dengan tema beragam, seperti unicorn, sayap malaikat, payung-payung, dan sebagainya. Kalau kalian mau foto di spot tersebut dikenakan biaya tambahan lagi. Naik di hammock tersebut juga dikenakan biaya tambahan. 
IMG20180824145201
Ayunan bikin santai, di Pinus kragilan
IMG20180824145051
Keliling pinus nyari spot yang sepi. Oh ia lupa infoin kalau kedai makanan di sini lebih banyak jaulan mie instan. Sampah yang berserakan ditempat ini juga lumayan banyak.

Balik dari Kragilan, Saya saranin pulangnya lewat Jalan Raya Boyolali – Magelang, dan cari makan di Jalan Raya utama Magelang – Kopeng. Di sepanjang jalan ini pemandangannya juara banget, gugusan pegunungan, perkebunan warga, dan gagahnya Gunung Merbabu.  Waktu itu Saya dan keluarga pernah makan di PM Pesona Gunung, Kopeng, Getasan. Harga bersahabat, yang suka kopi, tersedia beragam jenis kopi di sini.

Di hari minggunya cukup mengunjungi dua lokasi, supaya sisa waktunya bisa kalian pergunain untuk istirahat dan repacking. Terus balik ke Jogja dan otw pulang. Selamat bekerja…

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s