Nggak Bosen Foto di Sawah Jowahan, Desa Tingal, Wanurejo, Borobudur.

Ada satu tempat yang menurut Saya sangat sederhana, tapi bisa dengan mudah membuat Saya jatuh cinta. Yaitu Sawah Jowahan yang ada di kampung halaman Saya, Desa Tingal, Wanurejo, Borobudur.

IMG20171224063620[1]
Sawah siap tanam. Jowahan Des’17

Sawah ini tidak banyak berubah, selain musim yang mengubahnya menjadi masa panen atau pancaroba. Waktu kecil Saya main ke sawah ini, akses jalannya, ya tanah setapak yang juga sering dilewati oleh para petani. Sampai-sampai sepupu Saya terpeleset dan merusak padi yang telah tertanam (baca di sini).

IMG20171224055353[1]
Mentari pagi yang hangat. Jowahan Des’17

Lalu perlahan-lahan, jalan di tengah sawah ini diperlebar untuk memudahkan akses warga berlalu lalang dari Desa Tingal ke Desa Jowahan. Waktu tahun 2011 jalan di tengah sawah ini sudah semi beton, dan kemarin pas main ke sawah ini lagi, jalannya sudah full di beton.

IMG_6557
Jalan semi beton. Jowahan 2012
File1024
Musim kering. Jowahan 2011
2017-12-25-07-20-05[1]
Hijau dan musim tanam. Jowahan Des’17

Saya baru tau, ternyata di kampung halaman Saya, langit malamnya punya banyak bintang (pemandangan malam yang hampir tidak pernah Saya lihat di Jakarta). Dari tengah Sawah ini juga, Saya bisa melihat dengan jelas langit penuh bintang, tanpa perlu ke tempat yang lebih tinggi, karena bintangnya sudah terlihat begitu terang.

IMG20171224060311[1]
Lovable. Jowahan Des’17
DSC_8605
Panen tiba! Jowahan Juli’17

Mungkin tergantung musim dan jamnya, juga. Tapi waktu itu Saya sudah bisa menikmati langit penuh bintang dijam 7 malam. Saya berdiri ditengah-tengah jalan pematang sawah, menengadahkan kepala melihat ribuan bintang, ditemani suara jangkrik dan kodok. Di Belakang Saya siluet Perbukitan Menoreh terlihat jelas, dengan samar-samar cahaya lampu rumah warga. Tampak Homestay Dharma, bersinar di tengah-tengah pematang sawah yang gelap gulita. Berhubung yang Saya punya cuma kamera handphone, jadi Saya merekamnya dengan indah di ingatan Saya.

IMG20170901121254[1]
Selain padi, sawah ini juga bisa ditanam dengan berbagai macam sayuran. Jowahan Sep’17
IMG20171224063901[1]
Jalan-jalan bersama kesayangan. Jowahan Des’17
IMG20171225070902[1]
Ini diambil pukul 7 pagi, tapi mataharinya sudah mentereng sekali. Gadis-gadis ini belum pada mandi loh. Di sebelah kanan atas itu adalah Homestay Dharma. Jowahan Des’17
IMG20171224055557[1]
Atap genteng coklat itu adalah Homestay Dharma. Jowahan Des’17
IMG20171224055445[1]
Bangun tidur langsung naik sepeda ke tengah sawah ini. Dari tengah sawah ini, kalian bisa melihat dengan jelas langit malam bertabur bintang. 

Kalian sudah pernah ke Ketep Pass belum? Ternyata dari Desa Tingal, jaraknya cuma 1 jam berkendara loh. Jika cuaca cerah tidak berawan, kalian bisa melihat dengan jelas Gunung Merbabu dan Merapi. Atau kalian pernah mendengar Limanjawi Art House, yang ada di Desa Tingal Kulon? Art House ini klasik, penuh dengan karya-karya lukisan.

Dan, Ssutt…Saya mau banget kalau nanti Saya lamaran, Saya melangsungkannya di Balkondes Wanurejo. Soalnya, Balkondes ini juga salah satu tempat sederhana yang BISA membuat Saya jatuh cinta. Next postingan kalian bisa cek beberapa Balkondes yang ada di sekitar Borobudur, Magelang.

Iklan

2 Comments Add yours

  1. Mydaypack berkata:

    sawah memang selalu keren menjadi objek foto, sama seperti gambar2 kita saat SD hahaha ada sawah gunung dan matahari hahaa

    Suka

    1. Ia, nggak pernah bosen foto di sawah.
      Tapi sy beneran pernah liat loh di Temanggung pemandangan dua gunung terus ada jalan dan sawah di salah satu sisinya. Hehe

      Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s