TIPS RENCANAKAN LIBURAN BERKESAN BARENG KELUARGA

Naik gunung, keluyuran ke sana kemari sudah sering Saya lakukan. Tapi untuk liburan bersama keluarga, baru pertama kali Saya lakukan waktu membawa mereka ke Kota Batu-Malang.

DSC_7611.JPG
Berpose di depan Pure di Kaki Gunung Bromo

Biasanya kalau Saya jalan, itinerary yang Saya susun suka mengandung unsur “nggak mau rugi / suka-suka gw” jadi kalau bisa tuh semua destinasi kejamah semua. Setelah puas disatu tempat, langsung lanjut ke destinasi selanjutnya, bahkan sampai rela kurang tidur (karena tidur bisa dilakukan selama di perjalanan) biar liburannya padat dan maksimal 🙂

Nah, bagaimana jadinya kalau harus jalan-jalan bersama keluarga ? Semua ego, unsur nggak mau rugi, dan suka-suka, terpaksa harus dipendam biar menghasilkan perjalanan yang nyaman, menyenangkan dan berkesan untuk mereka.

Mumpung masih berbau liburan anak sekolah dan lebaran, Saya mau sharing sedikit pengalaman, untuk kalian yang mau merencanakan liburan bersama keluarga.

  1. Tentukan Destinasi Wisata

Bicarakan bersama-sama tentang destinasi wisata yang ingin dikunjungi. Biasanya si A mau kesini, si B mau ke sana, sedangkan C malah terserah, tinggal ngikutin mau kemana. Dari sekian banyak pilihan mau kesana-sini, tanya lagi apa kita semua suka kalau liburan ke sana.

Cari informasi sebanyak banyaknya tentang obyek wisata yang akan di kunjungi. Apakah tempat wisatanya nyaman untuk di datangi bersama keluarga, menarik, aksesnya terjangkau, fasilitasnya lengkap (nggak susah nyari toilet dan tempat makan), semua di bicarakan saja bersama keluarga biar mendapati kata sepakat.

DSC_7354.JPG
Sekali-kali foto keluarga yang inframe
  1. Hunting Tanggal Merah

Saya pribadi suka banget liat-liat kalender buat hunting tanggal merah (harpitnas) di setiap bulannya, atau memanfaatkan libur panjang anak sekolahan, Lebaran, Natal dan Tahun Baru, biar semua anggota keluarga bisa ikut ataupun bagi yang bekerja ambil cutinya nggak terlalu banyak.

Merencanakan liburan jauh-jauh hari sangat baik, karena rencana perjalanannya (itinerary) akan semakin matang (banyak waktu untuk mempersiapkannya).

DSC_7351
Museum Transportasi saat tertutup kabut
  1. Merinci Pengeluaran

Kalau sudah tau mau berlibur ke mana dan tanggal berapa, saatnya menyusun budget perjalanan. Pertama untuk tiket pulang-pergi, penginapan, akomodasi, tiket masuk wisata, konsumsi selama berlibur, oleh-oleh, biaya tak terduga, dan uang jaga-jaga (tersimpan di ATM, untuk situasi urgent).

Kalau Saya pribadi, ketika sudah tau berapa total pengeluaran yang dibutuhkan, Saya langsung menyiapkan uang cash lalu di masukkan ke amplop sesuai kategori, kemudian di sebar ke beberapa orang (misal, Saya pegang uang tiket masuk wisata, ibu pegang uang konsumsi, kakak pegang uang penginapan, dsb). Selain mencegah sebentar-sebentar cari ATM, hal tersebut juga bisa meminimalisir membengkaknya pengeluaran.

DSC_7360.JPG
Kakak & Ibu, dua gadis penjual bunga
  1. Pesan Tiket PP Jauh-jauh Hari

Beli tiket jauh-jauh hari itu nggak perlu khawatir satu keluarga duduknya berjauh-jauhan, karena masih banyak kursi yang kosong. Selain itu peluang untuk dapet tiket murah juga terbuka lebar. Lebih enak sih beli tiket sekalian buat pulangnya juga ya, biar nggak kepikiran, jadi sekali jalan tiket PP sudah di tangan. Tenang deh liburannya.

DSC_7327
Foto bersama di antara kabut sore Kota Batu
  1. Susun Itinerary Perjalanan

Karena kali ini liburannya sama keluarga, kita nggak bisa menyamaratakan kemampuan/kebiasaan masing-masing anggota keluarga. Ada yang suka tidur, ada yang makannya lama, ada yang nggak kuat cape, ada yang mandinya lama, ada yang susah di bangunin, (banyak karakteristik) jadi kita harus menyediakan cadangan waktu yang banyak (untuk waktu istirahat, mandi, makan). Jangan menyusun acara yang terlalu padet disatu harinya, maksimal 2 tempat wisata perharinya.

Tapi dengan adanya itinerary, juga sangat membantu supaya kita sama-sama mengetahui schedule disetiap harinya (jadi nggak nanya-nanya besok kemana, jalan jam berapa, terus mau makan di mana, jadi masing-masing punya tanggung jawab untuk menyiapkan dirinya sendiri).

DSC_7438.JPG
Kali ini gantian pose di depan Jatim Park 2, Kota Batu-Malang
  1. Booking Penginapan , Transportasi

Rencana perjalanan sudah disusun, saatnya mencari penginapan. Kalau bisa cari penginapannya yang dekat dengan obyek wisata yang akan kalian datangi, jadi perpindahan dari satu tempat ke tempat wisata lainnya nggak banyak memakan waktu.

Jaman sekarang sudah banyak aplikasi yang memudahkan kita untuk mencari penginapan. Tinggal search penginapan di lokasi kita berlibur, pilih penginapan yang sesuai selera dan budget.

Mobilitas di sana juga harus dipikirkan, kita mau sewa mobil atau naik taxi? Kalau nggak mau repot tinggal sewa mobil biar bisa diantar jemput dari satu tempat ke tempat lain (harga variasi per/harinya, kadang harga belum termaksud supir, bensin, & makan).

IMG_9001.JPG
Wajah-wajah seger habis mandi. Duduk belasan jam di kereta akhirnya sampai juga di Fortuna Homestay
  1. Packing Baju, Obat, Makanan, dan Barang Pendukung Lainnya

Nah, kegunaan lainnya dari menyusun itinerary perjalanan adalah kita bisa menentukan jumlah baju yang dibawa. Bawa baju sesuai jenis kegiatan, dan cuaca dari tempat tersebut. Kadang Saya suka bertanya ke teman atau cari informasi cuaca (seminggu sebelumnya) untuk prediksi. Jadi bisa jaga-jaga mau bawa baju/celana cadanga nggak.

Karena keluarga, masa kita nggak tau kelemahan atau rekam medik mereka. Jadi, jangan ragu untuk membawa semua obat-obatan pribadi. Letakkan obat-obat tersebut di tempat kering dan mudah di jangkau, jadi kalau sewaktu-waktu ada yang butuh gampang dicarinya.

Bawa banyak cemilan (makanan ringan) lumayan memakan banyak tempat loh. Tapi nggak apa-apa daripada di sana sebentar-sebentar jajan, camilan bisa dijadikan pengganjal perut sewaktu lapar. Jangan lupa bawa botol minum, kalau bisa sih setiap anggota keluarga punya botolnya sendiri-sendiri (biar irit, lagipula tinggal refill).

DSC_7469.JPG
Jalan santai keliling Batu Secret Zoo (kebun binatang yang rapih dan bersih)
  1. Saling Mengingatkan, Sabar & Perduli

Saling mengingatkan apakah baju yang di bawa sudah lengkap, nggak ada yang ketinggalan. Mengingatkan untuk makan, sudah lapar atau belum (pengalaman pribadi, ibu Saya itu kalau perutnya kosong jadi gampang keliengan/pusing terus jadi nggak kuat jalan), makadari harus terus-terus ditawarin makan biar perutnya nggak kosong.

Harus sabar, namanya juga jalan sama keluarga, ada yang jalannya cepet, ada yang lama, ada yang cerewet, ada yang sebentar-bentar komentar, ada yang asik foto-foto, ada yang gampang marah, lengkap deh semuanya. PR-nya bagaimana caranya kita untuk tetap menciptakan suasana yang asik biar pada nggak bad mood (nah, disinilah tingkat kesabaran kita di uji).

DSC_7397.JPG
Memang paling enak keliling Museum Transportasi di sore hari menjelang malam, karena pemandangannya bagus di malam hari

Waktu di Penanjakan Bromo, sebelumnya Saya sudah wanti-wanti mereka untuk bawa baju tebal karena di sana dingin banget. Lalu kondisi di Penanjakan itu nggak ada tempat duduk (kalau mau duduk, dibawah dan itu pasti dingin banget) karena nggak tega Saya bawa matras alumunium dan termos teh panas untuk mereka, beserta cemilan-cemilannya, biar selama menunggu sunrise mereka nggak kedinginan dan nyaman. Dan untungnya mereka nggak kedinginan, dan perut terus terisi makanan. Kita harus perduli dengan hal-hal kecil biar mereka bisa menikmati liburannya (namanya juga jalan sama keluarga, yang muda yang “ngemong” orang tua).

DSC_7557.JPG
Keluarga kecil kakak bersama suami dan anaknya
  1. Kenangan Terindah dan Tak Ternilai

Dari pengalaman, ternyata lebih ribet dan harus extra sabar pergi berlibur sama keluarga dibanding jalan sendiri. Tapi yang bikin happy banegt itu, ketika kita bisa melihat mereka tersenyum senang menikmati perjalanannya, mereka bisa ikut melihat keindahan alam Indonesia (yang selama ini cuma Saya nikmati sendiri atau bersama teman) dan kali ini bisa Saya nikmati bersama keluarga. Next, kita liburan kemana ya? Nabung dulu 🙂

DSC_7562.JPG
Senyum Semangat 🙂

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s