KEDIRI DAY #2 : GUNUNG KELUD, SIMPANG LIMA GUMUL, DHOHO CAR FREE DAY, TAMAN WISATA TIRTOYOSO

Begitu tau Rora mau main ke Kediri, Saya dengan PD-nya bilang “Yuk kita liburan ke sana!” akhirnya karena sama-sama sudah mendapat jatah cuti, kita mulai susun rencana perjalanan selama 3 hari 2 malam di Kediri. Berangkat hari Kamis, sampai di Kediri Jumat pagi, kita langsung berkeliling ke tempat tempat ini KEDIRI DAY #1 : GEREJA MERAH, MONUMEN PANGLIMA BESAR JENDRAL SUDIRMAN, GUA MARIA PUHSARANG, AIR TERJUN BESUKI

Hari kedua adalah hari yang paling Saya tunggu-tunggu, karena kita mau ke Gunung Kelud. Sudah lama Saya mau melihat gunung ini, sampai sempat terpikir apa Saya solo traveling aja, namun belum sempat Saya jalan sendiri, Rora sudah memberi kabar baik.

GUNUNG KELUD, MENAKJUBKAN!!!!

Pagi kedua di Kediri, cuaca cukup cerah. Namun Saya tidak mudah percaya dengan cerahnya cuaca di pagi hari, karena menurut orang sana, setiap sore Kota Kediri pasti di guyur hujan. Bedasarkan informasi tersebut, Saya sudah menyiapkan perlengkapan perang selama kita ke Gunung Kelud. Jas hujan sudah ada di bagasi motor, jaket windbreaker akan kami pakai selama di perjalanan, air minum, makan, tongsis, surat-surat motor, semuanya sudah lengkap di tas kami.

DSC_1646.JPG
Bekas aliran lahar saat Kelud meletus

“Mumpung” belum terlalu siang, akhirnya kami jalan pukul 11 pagi. Cuaca cerah berawan, semoga perjalanan kami ke Kelud di restui. Karena sudah mempersiapkan perlengkapan perang, kami jadi nggak takut diguyur hujan kalau-kalau selama di jalan atau pas di Kelud hujan turun.

 

DSC_1738.JPG
Habis kena hujan deras, tapi untung saat tracking nggak hujan (cuma berkabut)

Bermodalkan informasi dari bertanya-tanya dengan beberapa sodaranya Rora, dan atas bimbingan Mr.Google Maps kami siap meluncur ke Gunung Kelud. Yang masih Saya ingat, pokoknya patokan pertama perjalanan kami adalah dari Rs. Baptis Kediri, karena dari rumah sakit ini kalau mau ke Gunung Kelud jalannya nggak terlalu rumit, nggak banyak belokan, tinggal lurus-lurus aja.

Dari Rs. Baptis Kediri, arahkan kendaraan kalian ke Jl. Brigjend Pol.IBH Pranoto, ikuti jalan utamanya (nggak usah belok-belok) sampai ketemu jalan Raya Totok Kerot. Di jalan ini masih lurus sampai kalian ketemu Jalan Raya Wates. Kondisi di sepanjang jalan menuju Kelud tidak terlalu ramai namun tetap harus waspada karena truk sering melintas di sepanjang jalan ini. Ikuti terus jalannya (lemesin aja, jangan di lawan) jalan disini beraspal mulus kok. Hhe…

Arahkan terus kendaraan kalian sampai menemukan Jalan Raya Kediri, nanti di penghujung Jalan Raya Kediri kalian akan menemukan Bunderan Wates-Kediri, belok kanan, nggak lama, belok kiri lagi, sampai kalian temukan Jalan Raya Kelud. Dari sini tinggal ikuti jalan sampai ke Jalan Ngancar, kalau mulai melihat perkebunan nanas, berarti sebentar lagi kalian akan memasuki wilayah Gunung kelud. Selanjutnya, selamat menikmati keindahan bentang alam Kelud yang sangat AMAZING!

DSC_7646.JPG
Begitu sampai di gerbang masuk Kawasan Wisata Gunung Kelud, langsung membayar tiket masuk kendaraan dan kawasan wisata

 

DSC_1746.JPG
Tempat parkir mobil dan jip
DSC_1654.JPG
Kendaraan bermotor bisa di parkir di tempat penitipan paling ujung (akhir) setelah melewati pagar besi. Kalau cuaca buruk, pagar ini akan ditutup jadi pengunjung tidak bisa eksplore lebih ke dalam. Di foto tersebut terdapat 2 warga yang memainkan alat musik dari bambu yang di pukul suaranya menyerupai bunyi Calung

 

DSC_1651.JPG
Kalau di lihat secara langsung, pasti takjub dengan guratan guratan lembahnya yang terbentuk akibat letusan Kelud beberapa tahun lalu
DSC_1691.JPG
Panorama tebing-tebing yang bisa dilihat saat menuju ke kawah utama Gunung Kelud
DSC_1710.JPG
Bentang alam Kelud yang luar biasa indahnya. Semua ini terjadi karena kekuatan alam
DSC_1731.JPG
Mau nerusin perjalanan sampai ke Kawah Kelud, tapi kabut pekat menutupi jalan kami. Alhasil kami memutuskan perjalanan sampai sini saja, dan janji dilain waktu Saya pasti kembali
DSC_1745.JPG
Beberapa ranting pohon yang masih gundul akibat terkena letusan

SIMPANG LIMA GUMUL

DSC_0114.JPG
Monumen Simpang Lima Gumul di malam hari

Sebagai orang Jakarta, Saya sangat penasaran dengan Monument Simpang Lima Gumul yang terletak di pusat pertemuan lima jalan yang menuju ke Gampangrejo, Pagu, Pare, Pesantren, dan Plosoklaten. Sampai-sampai tantenya Rora mengajak anak-anaknya lalu mengantar Saya untuk melihat ikon Kabupaten Kediri yang mirip dengan Arc de Triomphe di Paris, Perancis.

DSC_1759.JPG
Dikeempat sisi bangunannya terdapat relief yang menggambarkan sejarah Kediri hingga kesenian dan kebudayaan
DSC_0086.JPG
Kubah (dome) yang terlihat dari dalam area monumen
DSC_0110.JPG
Lorong bawah tanah yang menghubungkan parkiran dengan Monumen Simpang Lima Gumul. Di lorong bawah tanah ini terpajang foto-foto tempat wisata yang ada di kediri

 

DHOHO CAR FREE DAY

Sebelum Minggu malam balik ke Jakarta, masih ada banyak waktu untuk santai-santai di Kediri, beberapa di antaranya adalah jalan santai dan hunting kuliner di Dhoho car free day.

DSC_0127
Suasana pagi di Dhoho car free day

Kalau di Jakarta car free day yang terkenal ada di Bundaran Hotel Indonesia, nah kalau di Kediri adanya di Jalan Dhoho. Jalan Dhoho terletak tidak jauh dari Stasiun KA Kediri dan terletak di perempatan antara Jalan Hayam Wuruk dan Brawijaya. Di sepanjang jalan Dhoho berjajar ruko ruko penjual baju, elektronik, sepatu, toko oleh-oleh, berbagai macam toko ada di sini.

DSC_0149.JPG
Di kanan kiri jalan adalah pertokoan yang menjual berbagai jenis barang, mulai dari sepatu, baju, barang elektronik, toko oleh-oleh, dan sebagainya
DSC_0152.JPG
Perempatan jalan Hayam Wuruk dan Brawijaya

Saat car free day, masyarakat Kediri memanfaatkannya untuk berolahraga jalan santai, sepedaan, bermain skateboard, senam pagi, kulineran, atau ajang kelompok untuk memamerkan sebuah karya, seperti pameran foto, fashion show, pentas musik, atau atraksi lainnya. Dhoho car free day dibuka pukul 6 dan berakhir pukul 9 pagi.

DSC_0142
Nemuin jajanan waktu SD, telor puyuh goreng. Enakk bangetttt…..
DSC_0133.JPG
Fashion show ditengah tengah car free day

TAMAN WISATA TIRTOYOSO

Setelah pemanasan di Dhoho car free day berenang di Taman Wisata Tirtoyoso kayaknya asik juga. Apalagi taman wisata ini terbilang cukup asri, karena dikelilingi pohon-pohon yang sangat besar dan rindang, jadi ada beberapa area kolam renang yang sangat teduh karena tertutup kanopi pohon.

DSC_0157.JPG
Pohon yang rindang memenuhi area depan (pas pintu masuk) Taman Wisata Tirtoyoso

Kolam renang disini terbagi menjadi dua, area anak-anak dan dewasa. Fasilitas toilet dan kamar gantinya cukup luas dan bersih. Di antara kolam renang dewasa dan anak-anak terdapat kedai kedai makanan, jadi kalau perut rada keroncongan pas lagi berenang, bisa berhenti, terus makan cemilan dulu, baru lanjut berenang lagi sampai puas.

DSC_0153.JPG
Area kolam anak (1) dekat kamar ganti
DSC_0154.JPG
Kolam mandi anak. Ada mandi busa juga di sini
DSC_0155
Area kolam anak yang teduh karena terhalang kanopi pohon yang rindang
DSC_0156.JPG
Area kolam berenang dewasa

Masih ada waktu sekitar 6 jam sebelum balik ke Jakarta, ini saatnya berburu oleh-oleh. Oleh-oleh khas Kediri itu ada Mangga Podang (kalau lagi musim), Tahu Takwa, Roti Paduka (bagelen khas Kediri), dan berbagai macam buah lainnya (kalau lagi musim harganya murah banget).

Kayak waktu di Kelud, Saya kalap beli nanas dan alpukat. Karena nanas disana, yang ukuran sedang (nggak terlalu besar/kecil) harganya 5ribu perbuah. Sedangkan kalau yang ukurannya besar banget harganya 25ribu. Nanasnya juga manis banget, airnya banyak, seger banget makan nanas habis turun dari Kelud. Terus harga alpukat perkilonya 8ribu, isinya bisa 8-9 biji, Saya sampai beli 3Kg (alpukatnya juga bagus pas matang). Kalau pas musim, Manga Podang harga perkilonya bisa 6-8ribu. Balik-balik dari Kediri Saya banyak bawa buah-buahan, karena harganya murah meriah 🙂

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s